Home » Kanker Payudara » 7 Tanaman Efektif Pencegah Penyakit Kanker Payudara

7 Tanaman Efektif Pencegah Penyakit Kanker Payudara

7 TANAMAN EFEKTIF PENCEGAH PENYAKIT KANKER PAYUDARAPenyakit kanker payudara saat ini termasuk penyakit yang diwaspadai khususnya oleh kaum hawa. Penyakit ini menjadi penyakit berbahaya kedua selain kanker serviks. Penyakit ini memiliki gejala-gejala umum seperti ruam di payudara selama berminggu-minggu, terjadi benjolan di sekitar area payudara atau ketiak, kulit sekitar payudara mengkerut, mengalami penebalan dan kulit terasa bersisik, area payudara kemerahan karena gatal, hinggajika stadium akut ada gejala keluarnya darah dari puting payudara.

Ketakutan akan penyakit kanker payudara ini menyebabkan para wanita berlomba untuk mulai bergaya hidup sehat dengan memperbanyak intensitas mengkonsumsi makanan sehat yang kebanyakan dari sayuran atau buah-buahan. Berikut adalah beberapa macam tanaman dengan manfaat yang dapat menghindarkan kita dari penyakit kanker payudara.

Jahe Merah
Tanaman herba dengan tinggi sekitar 40cm, berdaun hijau tua dan memiliki rimpang berguna ini dikenal sebagai tanaman yang mampu menghangatkan tubuh. Tapi tidak itu saja, tanaman ini mampu mengobati penyakit kanker payudara. Adanya kandungan zat kamfena, lemonin, gingerol, dan zingerol akan membantu meningkatkan sistem imun tubuh dengan cara peningkatan produksi sel leukosit tubuh dan meningkatkan produksi sel-sel tubuh.

Dosis konsumsi jahe merah sebaiknya hanya 1000mg per hari. Namun demikian, untuk orang dengan bebeapa penyakit tertentu seperti penyakit darah rendah hendaknya mengurangi dosis konsumsi tanaman ini. Jahe merah dapat dikonsumsi dengan berbagai macam cara, contohnya setelah jahe merah ditumbuk hingga halus kemudian diseduh dengan air panas. Jahe merah juga dapat dicampurkan ke dalam masakan sebagai bumbu atau penguat rasa, contohnya saja soto.

Kunyit Putih
Tanaman ini memiliki ciri berdaun tebal dan lebar. Tanaman ini bisa menjadi alternatif untuk menyembuhkan penyakit kanker payudara. Tanaman ini memiliki kandungan utama berupa kurkumin, flavonoid, dan polifenol yang mampu pula meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan anti antioksidan tubuh untuk peremajaan sel-sel tubuh. Untuk orang yang normal, dosis konsumsi untuk tumbuhan ini sekitar 50-100mg per hari.

Namun demikian perlu diwaspadai pula penggunaan kunyit putih ini terutama untuk ibu hamil dan menyusui karena dapat menyebabkan kegugurab atau gangguan perkembangan pada janin. Selain itu, para penderita hipoglycemia (orang dengan kadar gula darah rendah)juga sebaiknya tidak mengkonsumsi tanaman ini.

Sama halnya dengan jahe merah, kunyit putih ini dapat dikonsumsi dengan cara dihaluskan lalu dicampurkan pada ransum makanan. Dapat pula merebusnya dengan air kemudian menyaring air rebusannya dan diminum.

Brokoli
Tanaman brokoli kaya akan berbagai macam vitamin seperti vitamin B dan vitamin C, selain itu juga kaya akan mineral seperti magnesium dan kalsium. Tanaman rendah lemak ini memiliki kandungan karbohidrat yan cukup tinggi. Tanaman ini sangat mudah didapatkan dan untuk menikmatinya biasa dicampurkan dalam berbagai menu makanan.

Hanya saja untuk mendapatkan kandungan zat terbaik dari brokoli, akan lebih baik jika pada saat pengolahannya tidak menggunakan minyak.Dengan kata lain, pengolahan yang terbaik dengan cara direbus tidak lebih 5 menit dan hendaknya proses pencucian dilakukan tepat sebelum akan direbus. Brokoli juga mengandung beta karoten dan indoles yang merupakan kandungan aktif dalam melawan penyakit kanker payudara.

Daun Mint
Daun ini memiliki banyak fungsi yang salah satunya sebagai pencegah penyakit kanker payudara. Daun mint memberikan rasa manis dan efek kesegaran pada saat mengkonsumsinya. Tanaman ini akan lebih baik dikonsumsi dengan dosis 10 gram per hari. Daun mint memiliki kandungan mineral mikro yang melimpah seperti zat besi, sulfur, antioksidan dan vitamin C.

Daun mint dapat dikonsumsi secara langsung dengan cara dicampurkan pada salad buah atau salad sayur. Selain itu, daun mint juga dapat diekstrak dan diambil minyaknya. Jika ingin mengkonsumsi minyak dari daun mint, penggunaannya dapat dengan cara dicampurkan sekitar 3 tetes pada minuman atau mengikuti panduan ahli gizi. Dapat juga mengoleskan pada pori-pori kulit dalam keadaan kering dan membiarkannya hingga meresap ke kulit.

Bawang Putih
Bawang putih termasuk salah satu tumbuhan yang hampir pasti digunakan dalam kegiatan sehari-hari terutama oleh para ibu rumah tangga. Tanaman ini memiliki beberapa kandungan penting yang mampu menghindarkan kita dari penyakit kanker payudara seperti geraniol, beta karoten, polifenol dan protein arginin.

Bawang putih ini sebaiknya dikonsumsi maksimal sebanyak 8 siung per hari. Untuk mendapatkan manfaat terbaik bawang putih, akan lebih baik jika dikonsumsi dalam kondisi mentah. Jika tidak, bawang putih dapat dihancurkan sebagai bumbu untuk membuat sambal sebelum dikonsumsi. Mengingat ketika dimasak terutama jika digoreng, bawang putih akan kehilangan nilai nutrisinya.

Teh Hijau
Tanaman satu ini kini juga mulai menjamur di Indonesia. Banyak merk-merk terkenal atau tempat-tempat makan yang menyediakan menu minuman teh hijau. Teh ini memiliki kandungan alkaloid, flavenol dan antioksidan polifenol lebih banyak daripada teh pada umumnya. Dosis konsumsi untuk menghindarkan diri dari penyakit kanker payudara, sebaiknya tidak lebih dari 3 gelas per hari karena pada teh hijau ini tetap terkandung kafein yang cukup tak ramah untuk tubuh jika dikonsumsi berlebihan.

Cara mengkonsumsi teh hijau yang paling baik adalah dengan menyeduhnya dalam air panas bersuhu 80-850C tidak lebih dari 3 menit sehingga tidak mengakibatkan teh yang dikosumsi terlalu pekat. Teh hijau baik dikonsumsi saat pagi hari sebelum memulai aktifitas, mengingat kondisi tubuh yang masih segar dan kondisi organ dalam tubuh yang melakukan penyerapan maksimal.

Berry
Tanaman ini memiliki beberapa jenis seperti raspberry, strawberry, blueberry, maupun blackberry. Hanya saja untuk negara dengan iklim tropis seperti Indonesia, buah berry yang paling lumrah dijumpai adalah strawberry. Buah berwarna merah dan memiliki rasa manis yang bercampur dengan sedikit rasa asam ini memiliki kandungan zat klorofil tumbuhan seperti antosianin dan asam pellagic yang mampu menghindarkan para wanita pengkonsumsinya terhindar dari penyakit kanker payudara.

Dosis aman bagi pecinta buah-buahan yang ingin mengkonsumsi buah ini hanya dianjurkan maksimal 8-10 buah per hari, mengingat ada kandungan asam oksalat pada buah ini. Asam oksalat akan menyebabkan peningkatan asam lambung atau gangguan pada nefron ginjal maupun saluran kencing. Namun demikian, mengkonsumsi buah berry tidak dianjurkan untuk orang yang menderita gagal ginjal aataupun gangguan saluran pencernaan.

Agar mendapatkan hasil maksimal saat mengkonsumsi buah ini, hendaknya langsung dikonsumsi dalam kondisi segar atau dibuat jus buah. Untuk menghindarkan tambahan kalori berlebih saat mengkonsumsi buah ini dalam bentuk jus, hendaknya tidak menambahkan susu kental sebagai campurannya.

Selain mengkonsumsi berbagai jenis tanaman diatas, untuk menjaga kesehatan, akan lebih baik jika para wanita menyeimbangkan konsumsi makanannya dengan berolahraga dan meminimalisir stres yang didapat dari lingkungan. Hal ini berkaitan dengan kondisi produksi hormonal di dalam tubuh. Dengan keseimbangan antar semua hal dalam hidup diharapkan kita para wanita terhindar dari penyakit kanker payudara.


Anda Serius Ingin Memperbesar Payudara Anda?, Ingin membuat payudara menjadi lebih kencang, besar dan & Indah? Ingin tampil lebih percaya diri di depan suami?
Silahkan Klik
Disini
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*