Home » Uncategorized » 5 Besar Ciri Ciri Darah Tinggi

5 Besar Ciri Ciri Darah Tinggi

Ciri ciri darah tinggi seringkali tidak bisa ditemukan secara visual. Banyak orang yang mengalami kondisi ini akhir-akhir ini, tetapi tidak banyak orang yang tahu cukup cepat bahwa mereka mengalami kondisi tekanan darah tinggi atau yang kerap disebut hipertensi.

Banyak orang yang baru tahu bahwa mereka mempunyai tekanan darah tinggi setelah mereka mengalami stroke atau serangan jantung. Satu hal yang pasti, tekanan darah tinggi bisa dikatakan sebagai silent killer atau pembunuh senyap karena penderitanya sering tak menunjukkan tanda-tanda yang jelas bahwa dirinya sedang mengalami tekanan darah tinggi.

Oleh karena itu, sangat disarankan bagi Anda untuk memeriksa tekanan darah Anda secara rutin sehingga Anda bisa mengetahui secepat mungkin jika tekanan darah Anda meningkat tajam. Namun demikian, ada beberapa tanda-tanda yang bisa terjadi pada mereka yang mempunyai tekanan darah yang sangat tinggi. Paling tidak ada lima gejala umum yang paling banyak ditemukan pada mereka yang mempunyai tekanan darah tinggi. Akan tetapi, ada baiknya jika Anda mengetahui lebih dalam mengenai tekanan darah tinggi itu sendiri.

Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)

Tekanan darah terjadi ketika jantung memompa darah ke seluruh tubuh. Aktivitas ini meningkatkan tekanan di arteri dalam tubuh Anda. Arteri merespon peningkatan tekanan ini dengan melebarkan rongga arteri itu sendiri. Tekanan darah tinggi bisa terjadi ketika arteri Anda telah mengeras akibat berbagai sebab. Sebab pengerasan arteri tersebut beragam termasuk penuaan, penyakit, maupun gaya hidup yang tidak sehat. Arteri yang mengalami pengerasan akan mengalami kesulitan untuk menjadi rileks sehingga tekanan darah pun mengalami peningkatan. Dengan kata lain, arteri akan tetap sempit meskipun ada banyak darah yang mengalir melalui arteri tersebut. Jika hal ini berlangsung selama bertahun-tahun, tekanan yang meningkat dalam arteri tersebut akan merusak arteri itu sendiri dan jantung. Pada akhirnya, tekanan darah tinggi bisa menyebabkan stroke dan serangan jantung.

Gejala Umum Tekanan Darah Tinggi

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, tekanana darah tinggi merupakan pembunuh senyap yang seringkali tidak disadari sebelum penderita mengalami serangan stroke maupun serangan jantung. Akan tetapi, bukan berarti kondisi ini tidak menimbulkan gejala sama sekali karena ada beberapa gejala umum yang bisa ditemukan pada penderita tekanan darah tinggi. Berikut lima gejala utama hipertensi atau tekanan darah tinggi.

  • Sakit kepala

Kesulitan bernapas atau napas yang cenderung pendek baik ketika melakukan atau tidak melakukan kegiatan apa pun.

  • Pening
  • Rasa sakit atau tekanan di area dada
  • Kehilangan kesadaran atau pingsan

Selain itu, mereka yang mengalami tekanan darah tinggi juga bisa mengalami beberapa gejala lain seperti kelelahan dan mual atau muntah. Selain itu, penderita tekanan darah tinggi juga bisa mempunyai warna kulit yang lebih pucat dari biasanya. Ada pula beberapa gejala yang menunjukkan bahwa penderita tekanan darah tinggi juga mengalami stroke. Gejala tersebut meliputi suara berdenging di telinga, kebingungan, dan sakit kepala hebat.

Satu hal yang pasti, tanda-tanda atau gejala tekanan darah tinggi ini kerap terjadi ketika pasien sedang mengalami kondisi krisis maupun kondisi darurat akibat tekanan darah tinggi yang sudah mencapai level yang berbahaya. Peningkatan tekanan darah yang terjadi secara mendadak juga bisa menyebabkan timbulnya gejala-gejala tersebut. Jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut, sebaiknya Anda segera mencari bantuan medis.

Tanda-tanda Medis

Memang benar bahwa banyak orang yang tidak menyangka bahwa mereka memiliki tekanan darah tinggi atau hipertensi karena tidak ada tanda-tanda fisik yang muncul. Tentu cara yang paling mudah untuk mengetahui bawa Anda mengalami kondisi tekanan darah tinggi atau tidak adalah dengan memeriksakan tekanan darah Anda secara medis.

Mengukur tekanan darah merupakan hal yang bisa dilakukan dengan mudah dan tanpa rasa sakit sama sekali. Pemeriksaan tekanan darah ini bisa dilakukan dengan menggunakan alat yang disebut sfigmomanometer. Dokter akan memasang alat tersebut di lengan Anda dan dalam hitungan detik, tekanan darah Anda bisa diliat.

Hasil dari pemeriksaan tersebut akan menunjukkan kondisi tekanan darah Anda. Jika pemeriksaan menunjukkan bahwa tekanan darah normal berada di level 120/80 dan 140/90, Anda boleh dikatakan sudah berada di tahap pra-hipertensi yang seringkali berubah menjadi kondisi hipertensi.

Jika pemeriksaan menunjukkan level tekanan darah 140/90-160/100, Anda berada pada tekanan darah tinggi tahap satu. Tekanan darah tinggi tahap dua terjadi jika tekanan darah Anda berada pada posisi 160/100-180/110. Anda mengalami tekanan darah tinggi tahap tiga jika tekanan darah Anda sudah melebihi 180/110. Ketika Anda berada pada kondisi tekanan darah tinggi tahap tiga, Anda membutuhkan pertolongan medis segera.

Orang yang berada pada tahap tiga hipertensi cenderung menderita kondisi hipertensi sekunder. Hipertensi sekunder merupakan kondisi tekanan darah tinggi dengan sebab yang cukup dikenal misalnya penyakit ginjal, penyakit hormonal, keracunan, luka di kepala, dan kehamilan.

Ada beberapa gejala lain yang menunjukkan hipetensi sekunder sebenarnya. Gejala tersebut meliputi fakta bahwa penderita tidak merasakan efek dari obat tekanan darah tinggi meskipun obat tersebut manjur sebelumnya. Selain itu, gejala hipertensi sekunder juga meliputi tekanan darah tinggi yang terjadi secara mendadak. Hipertensi sekunder seringkali ditunjukkan dengan tidak adanya sejarah hipertensi dalam keluarga.

Apa pun itu, baik penyakit hipertensi primer maupun hipertensi sekunder, penderita perlu untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai kondisi mereka. Cara ini merupakan satu-satunya cara untuk mengetahui mengenai jenis tekanan darah tinggi yang sedang diderita dan jenis perawatan yang paling tepat untuk penderita.

Tanda Awal Tekanan Darah Tinggi

Pasien yang mengalami gejala awal hipertensi pada umumnya mengeluhkan rasa sakit kepala dan rasa pening yang sering terjadi dalam jangka waktu yang sangat singkat. Gejala berupa mimisan yang sering dan tidak biasa juga bisa menjadi gejala awal tekanan darah tinggi. Meskipun demikian, tekanan darah tinggi pada tahap awal seringkali tidak menunjukkan gejala-gejala tertentu sehingga ada baiknya Anda memerhatikan kondisi kesehatan dengan lebih seksama dan menjaga kesehatan dengan menjaga pola hidup sehat sedini mungkin.

Tanda-tanda Stroke

Tekanan darah tinggi bisa menyebabkan kondisi darurat yang berbahaya seperti stroke. Oleh karena itu, Anda perlu memahami lebih jauh mengenai gejala-gejala yang timbul ketika terjadi serangan stroke sehingga Anda bisa mencari pertolongan medis sesegera mungkin. Jika Anda menemukan orang di sekitar Anda yang mengalami beberapa gejala berikut, Anda perlu menghubungi nomor darurat segera.

Gejala stroke ditunjukkan jika penderita mengalami kesulitan untuk bicara dengan jelas dan memahami orang lain. Selain itu, ketika seseorang mengalami kesulitan untuk menggunakan anggota gerak khususnya tangan misalnya untuk mengangkatnya, bisa jadi kondisi ini merupakan gejala stroke. Kelumpuhan wajah juga bisa menjadi gejala stroke. Sebelum kondisi tekanan darah tinggi menyebabkan kondisi kesehatan yang lebih berbahaya, sebaiknya Anda memahami dan memberikan perhatian lebih terhadap ciri ciri darah tinggi.


Anda Serius Ingin Memperbesar Payudara Anda?, Ingin membuat payudara menjadi lebih kencang, besar dan & Indah? Ingin tampil lebih percaya diri di depan suami?
Silahkan Klik
Disini
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*