Home » Vagina » 5 Macam Cairan Vagina Pada Wanita

5 Macam Cairan Vagina Pada Wanita

5 Macam Cairan Vagina Pada WanitaCairan vagina harus kita ketahui asal usulnya dan harus tahu apa saja ciri dari cairan vagina yang tidak sehat. Cairan atau lendir yang keluar dari vagina adalah hal yang alami dan merupakan proses alami yang ada di dalam tubuh.

Saat wanita mengalami rangsangan secara seksual dan sedang terangsang maka wanita akan mengalami atau mengeluarkan cairan vagina yang akan memudahkan penis untuk melakukan penetrasi, jika vagina wanita kering dan kekurangan pelumas akan membuat penis susah masuk dan membuat wanita kesakitan sebab adanya gesekan antara penis dan dinding vagina.

Sangat berbeda sekali dengan pria, pria memiliki cairan sperma yang cenderung lebih kental dan berwarna putih. Sedangkan jika cairan vagina berbentuk encer dan warnanya lebih bening. Namun masalahnya cairan vagina juga bisa menjadi kendala dan menjadi maslaha tersendiri bagi wanita. Salah satu masalah cairan vagina kitu adalah adanya cairan vagina yang berlebihan keluar dari vagina, vagina yang becek tentu akan membuat wanita merasakan tidak nyaman dan menjadi masalah tersendiri bagi wanita.

Lantas apa saja yang bisa menyebabkan vagina wanita terlalu becek dan tidak keset. Tahukah kalian bahwa vagina yang terlalu becek akan mengurangi kenikmatan berhubungan seksual. Sebab vagina yang becek akan membuat vagina tidak keset. Banyak pasangan pria yang mengeluhkan tentang hal ini bahwa mereka tidak bisa menikmati hubungan seksual dengan istrinya dikarenakan vagina yang becek dan tidak keset.

Gairah seks pria akan menurun dan berkurang dikarenakan saat penetrasi pria tidak merasakan kenikmatan ketika masuk ke dalam vagina. Dampaknya intensitas pasutri untuk melakukan hubungan seksual akan semakin berkurang. Hubungan seksual memang hal yang tabu untuk dibahas bagi setiap orang namun jika hubungan seksual yang bermasalah terus dipendam dan tidak dicari solusinya akan menjaid bumerang dan bom waktu bagi pasutri itu.

Perceraian banyak yang disebabkan oleh kurang puasnya pasutri entah dari pihak pria maupun wanita yang kurang puas dengan performa pasangannya di ranjang. Oleh sebab itu jika hubungan seksual pasutri bermasalah ada baiknya dipecahkan masalahnya dan dicari solusinya. Saat ini belum ada takaran cairan vagina yang normal dan tidak berlebihan, untuk memiliki ukuran normal cairan vagina tidaklah boleh terlalu berlebihan atau kurang.

Saat jumlah ciran vagina banyak dan berlebihan maka pihak suami tidak akan merasakan apa-apa, hal ini dikarenakan setiap suami melakukan penetrasi pihak suami tidak bisa menyentuh vagina wanita di bagian dalam akibat banyaknya cairan yang menghalangi. Wanita yang mengalami vagina becek akan terlihat dengan adanya bercak seperti plakdi celana dalam, bahkan vagina becek cairan vagina akan menempel banyak pada penis pria.

Penyebab vagina becek ini ada yang disebabkan oleh beberapa hal, hal itu adalah sebagai berikut :

  1. Adanya infeksi akibat vagina akibat adanya jamur dan bakteri yang ada di dalam vagina. Kontaminasi antara bakteri dan jamur akan membuat cairan vagina berlebihan dan becek, namun jika infeksi itu bercampur dengan ciran lubrikasi yang ada di dalam vagina maka cairan vagina akan keluar lebih banyak lagi.
  2. Tingginya kadar hormon estrogen di dalam tubuh juga menjadi pemicu banyaknya cairan vagina yang ada di dalam vagina.
  3. Obesitas juga membuat cairan yang dikeluarkan oleh vagina semakin banyak, oleh sebab itu kebanyakan wanita yang gemuk memiliki vagina yang becek.
  4. Penyebab yang keempat adalah penggunaan celana jeans yang sangat ketat.

Sebagai wanita selain cairan vagina yang banyak kita harus tahu berbagai macam ciri-ciri cairan vagina agar pengetahuan wanita tentang vagina semakin meningkat dan wanita memiliki wawasan yang luas. Berikut ini ada lima macam cairan wanita yang sering dialami oleh wanita:

Cairan Vagina Berwarna Putih

Cairan vagina ini merupakan cairan vagina yang normal, saat wanita dalam fase akan menstruasi dan setelah menstruasi akan mendapatkan cairan seperti ini. Cairan putih biasanya tidak menimbulkan bau dan tidak menimbulkan rasa gatal pada vagina.

Yang harus diwaspadai adalah ketika Anda mendapatkan cairan ini disertai dengan rasa gatal yang berlebihan. Jika Anda mendapatkan cairan vagina bersama dengan rasa gatal bisa dipastikan bahwa ada infeksi jamur pada vagina, oleh sebab itu diperlukan pemeriksaan medis dan pemeriksaan cairan yang keluar dari vagina apakah benar di dalam cairan itu ada jamur dan bakteri.

Cairan Bening Dan Mulur
Cairan vagina dengan ciri seperti ini akan Anda dapatkan setelah Anda mendapatkan menstruasi dan pada awalnya Anda akan mendapati cairan vagina yang berwarna keruh. Cairan bening dan mulur ini juga bisa menandai bahwa Anda sedang dalam masa subur, semakin dekat diri Anda dengan masa ovulasi atau masa subur maka cairan yang dihasilkan oleh vagina akan semakin bening.

Berubahnya cairan pada vagina yang menjadi lebih bening akan membuat sperma dapat bertahan lebih lama dan bisa berenang lebih dalam ke dalam vagina hingga menuju ke rahim dan membuahi sel telur yang di ovulasikan.

Cairan Vagina Berwarna Keruh Atau Kuning
Organisme tertentu bahkan organisme terkecil sekalipun bisa hidup di dalam tubuh Anda. Organisme itu merupakan kuman-kuman dan bakteri yang bisa masuk ke dalam tubuh manusia. Kuman dan bakteri itu bisa masuk ke dalam tubuh Anda melalui hubungan seksual yang Anda lakukan.

Infeksi juga dapat ditularkan melalui hubungan seksual yang tidak sehat, penting bagi Anda untuk selalu menjaga kebersihan dan kesehatan organ intim Anda. Sebelum melakukan hubungan seksual bersihkan dahulu organ intim Anda jangan sampai Anda berhubungan seksual di saat kuman dan bakteri ada di dalam organ intim Anda.

Cairan vagina yang berwarna kuning dan keruh bisa disebabkan oleh infeksi yang berupa gonore, trikomonas atau klamidia. Infeksi tersebut merupakan infeksi yang begitu berbahaya bagi tubuh harus diobati dengan segera. Ketiga infeksi itu bisa menyebabkan cairan yang melekat pada vagina berbeda-beda, jika gonore akan membuat cairan berwarna keruh atau kuning, sedangkan trikomonas bisa menyebabkan cairan vagina berwarna kuning, bahkan hijau keruh. Kalau klamidia infeksi ini bisa tidak disertai dengan gejala maupun cairan.

Cairan Vagina Berwarna Putih Dan Bau
Cairan vagina putih dan bau akan sangat menganggu wanita dalam keseharian, hal ini dikarenakan bau tersebut akan merebak keluar dan bisa tercium oleh orang yang ada di sekitarnya. Cairan itu diakibatkan oleh kadar keasaman di dalam vagina yang tidak stabil atau tidak seimbang. Hormon dan siklus menstruasi juga sangat berpengaruh kepada kadar keasaman di dalam vagina.

Cairan Vagina Berdarah Dan Kecoklatan
Cairan vagina ini bisa hadir saat pertengahan masa menstruasi, pada masa pertengahan menstruasi akan menghasilkan cairan yang berwarna kecoklatan. Bahkan cairan tersebut bisa bersamaan dengan darah. Namun jika masa menstruasi Anda belum datang, sebaiknya Anda melakukan tes kehamilan karena hal tersebut bisa merupakan pertanda bahwa Anda hamil.

Save


Anda Serius Ingin Memperbesar Payudara Anda?, Ingin membuat payudara menjadi lebih kencang, besar dan & Indah? Ingin tampil lebih percaya diri di depan suami?
Silahkan Klik
Disini